Masa depan kita adalah keputusan yang kita buat, karena masa depan masing-masing orang tergantung dari perencanaan dan usaha yang ia lakukan. Jika perencanaan matang disertai dengan usaha keras kemungkinan besar masa depannya akan seperti apa yang di inginkan.
Banyak orang yang mengatakan, "Ah, kita mah bagaimana takdir saja." Memang semua peristiwa sudah ditakdirkan oleh Sang Maha Kuasa, namun semuanya akan berjalan sesuai dengan usaha yang kita lakukan. Takdir terbagi dalam dua bagian: Mubrah yaitu yang tidak bisa diuubah seperti ajal, kemudian Takdir Muallaq yaitu yang dapat diubah seperti hasil ujian yang besar atau kecil akan tergantung pada usaha yang kita lakukan.
Masa depan akan lebih ideal, apabila kita menyusun rencana terlebih dahulu. Dari rencana tersebut akan ada suatu kekuatan atau dorongan untuk berusaha dengan baik. Tidak hanya merencanakan, tetapi kita juga harus mengelola apa yang sudah ada atau rencana yang akan dilaksanakan dengan baik, agar hasil yang baik akan tetap terwujud.
Sekitar akhir bulan November 2014, lembaga PPSDMS bekerjasama dengan Laznas BSM mengadakan Training Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan, serta Mapping bersama seorang inspirator yang sangat luar biasa, yaitu Marwah Daud Ibrahim. Semua peserta wajib mengikuti training selama dua hari. Kegiatan ini dilaksanakan di auditorium Gedung PPSDMS dan diikuti oleh banyak peserta dari berbagai daerah.
Susunan acara sangat menarik, salah satunya merencanakan masa depan untuk 90 tahun ke depan. Semua peserta diberikan satu lembar besar peta hidup untuk diisi rencana apa saja yang ingin dilakukan di masa depan. Selain merencanakan dan mengelola hidup, kegiatan ini juga mengarahkan peserta ke Masa Depan sesuai dengan bakat yang memang sudah ada pada diri masing-masing sejak lahir.
Kegiatan itu dinamakan dengan Tallent Mapping. Seluruh peserta diharapkan untuk mengisi beberapa pertanyaan mengenai karakter dan bakat. Hasil tes menunjukan bakat apa yang ada pada diri masing-masing peserta.
Kurang lebih tiga bulan setelah pelaksanaan Training MHMMD dan Tallent Mapping, yakni Februari 2015, seluruh peserta membentuk atau digabungkan dengan Komunitas Alumni MHMMD. Hal itu bertujuan untuk mengetahui kemajuan dari rencana yang dibuat peserta pada saat training. Kegiatan ini memberikan banyak pelajaran bagi peserta karena merencanakan adalah sebagian dari keberhasilan. (Ratih Septia Giri)nurulfikri.ac.id